Bulan Bahasa Bali Jadi Sarana Bawaslu Bangli Perkuat Konsolidasi Demokrasi di Taman Bali
|
Bangli, Bawaslu Bangli – Memanfaatkan momentum Bulan Bahasa Bali, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bangli turun langsung ke tengah masyarakat Desa Adat Taman Bali, Kecamatan Bangli, pada Jumat (13/2/2026), untuk menguatkan konsolidasi demokrasi sekaligus menekan potensi pelanggaran Pemilu dan Pemilihan melalui penguatan literasi kepemiluan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, menyampaikan bahwa pada masa non tahapan, tugas dan kerja Bawaslu Kabupaten Bangli meliputi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), pengawasan pemutakhiran data partai politik (Parpol), serta pelaksanaan konsolidasi demokrasi untuk memperkuat literasi kepemiluan masyarakat.
“Di masa non tahapan ini, tugas dan kerja Bawaslu Kabupaten Bangli adalah melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, pengawasan pemutakhiran data partai politik, serta melaksanakan konsolidasi demokrasi untuk memperkuat literasi kepemiluan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri kepada warga agar ke depan potensi pelanggaran, baik pada Pemilu maupun Pemilihan, dapat diminimalisir.
“Bawaslu hadir sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat agar ke depan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan dapat diminimalisir. Hal ini penting dilakukan karena pada Pemilihan sebelumnya di Kabupaten Bangli masih banyak terjadi pelanggaran, khususnya yang melibatkan aparatur sipil negara,” tegasnya.
Selain itu, Bawaslu juga memiliki kewenangan dalam menjaga dan melindungi hak pilih masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut, ia mengajak masyarakat, khususnya pemilih pemula yang belum memiliki KTP elektronik, agar segera melakukan perekaman data kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Bagi adik-adik yang belum memiliki KTP elektronik, agar segera melakukan perekaman di Disdukcapil, supaya hak pilihnya ke depan benar-benar dapat terjamin,” tambahnya.
Kegiatan Bulan Bahasa Bali di Desa Adat Taman Bali ini dihadiri oleh Kepala Desa Taman Bali, Bendesa Adat Taman Bali, para Kelihan Banjar Adat se-Desa Adat Taman Bali, tokoh masyarakat, serta unsur Yowana.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif semakin meningkat, sehingga kualitas demokrasi di Kabupaten Bangli dapat terus diperkuat.