Lompat ke isi utama

Berita

Wirka Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Kelembagaan di Bawaslu Bangli

Wirka Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Kelembagaan di Bawaslu Bangli

Wirka Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Kelembagaan di Bawaslu Bangli

Bangli, Bawaslu Bangli – Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Wirka, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan tertib administrasi dalam pengawasan pemilu. Hal itu ia sampaikan saat melakukan Monitoring dan Supervisi Penanganan Pelanggaran pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Penataan Arsip Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan, serta Pengelolaan Barang Dugaan Pelanggaran di Bawaslu Kabupaten Bangli, Jumat (12/9).

Dalam arahannya, Wirka menekankan bahwa penguatan kelembagaan perlu dilakukan baik secara eksternal maupun internal. Secara eksternal, Bawaslu harus terus meyakinkan publik bahwa lembaga ini layak dipertahankan sebagai penjaga kemurnian suara rakyat. Sementara secara internal, jajaran pengawas pemilu wajib meneguhkan kembali tugas pokok dan fungsi serta meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam menegakkan keadilan pemilu.

“Lembaga ini ada untuk memastikan suara rakyat terjaga. Karena itu, integritas, profesionalitas, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penataan arsip dan dokumentasi penanganan pelanggaran, agar setiap laporan maupun temuan dapat ditindaklanjuti secara sistematis. Selain itu, setiap barang bukti dugaan pelanggaran pemilu harus dikelola dengan baik melalui unit pengelolaan barang dugaan pelanggaran sebagaimana diatur dalam Perbawaslu.

Lebih lanjut, Wirka menyoroti aturan terbaru, yaitu Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Aturan ini menurutnya harus dipahami bersama agar tidak terjadi kesalahan dalam penerapan mekanisme saran perbaikan maupun pengawasan terhadap KPU.

Di akhir penyampaiannya, I Wayan Wirka mengingatkan bahwa semua langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan publik terhadap Bawaslu.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama agar Bawaslu tetap dibutuhkan dan dipercaya mengawal demokrasi pada setiap pemilu,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, menyambut baik arahan dari Anggota Bawaslu Provinsi Bali. Ia menegaskan bahwa penguatan kelembagaan dan tertib administrasi memang menjadi kebutuhan mendasar dalam memperkuat peran Bawaslu di Kabupaten/Kota.

“Arahan yang diberikan Bapak Wirka sangat penting bagi kami. Penguatan kelembagaan dan tertib administrasi akan menjadi landasan agar Bawaslu Bangli semakin profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujar Muliarta.

Dengan adanya supervisi ini, jajaran Bawaslu Bangli diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pemilu mendatang, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui integritas, profesionalitas, dan pelayanan yang akuntabel.