Lompat ke isi utama

Berita

Tak Ada Kata Jeda, Bawaslu Bangli Perkuat Demokrasi dan Edukasi ASN

Tak Ada Kata Jeda, Bawaslu Bangli Perkuat Demokrasi dan Edukasi ASN

Tak Ada Kata Jeda, Bawaslu Bangli Perkuat Demokrasi dan Edukasi ASN

Bangli, Bawaslu Bangli — Komitmen menjaga kualitas demokrasi tidak mengenal jeda. Di tengah masa non tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Bangli terus memperkuat konsolidasi demokrasi sekaligus mendorong edukasi publik, khususnya terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), hal tersebut ditegaskan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, saat memimpin apel pagi pada Senin (13/4/2026).

Menurutnya, penguatan kapasitas kelembagaan menjadi langkah penting yang harus terus dilakukan agar pengawasan tetap berjalan optimal.

“Di masa non tahapan ini, kita tidak boleh berhenti. Justru ini saat yang tepat untuk melakukan konsolidasi demokrasi dan meningkatkan kapasitas, khususnya dalam penanganan pelanggaran dengan kembali mempelajari regulasi yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, Purna menjelaskan bahwa upaya edukasi kepada masyarakat juga akan terus diperluas melalui berbagai media, salah satunya siaran radio.

“Kami akan melakukan konsolidasi demokrasi melalui siaran radio dengan mengangkat isu-isu kepemiluan, termasuk pelanggaran netralitas ASN, sebagai bentuk pencegahan dan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada penguatan kelembagaan, Bawaslu Bangli juga menyiapkan program Jala BALI (Jaga Alam dan Lingkungan Bali) yang direncanakan akan dilaksanakan di Pura Pasar Agung, Gunung Batur sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui langkah tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli menunjukkan bahwa peran pengawasan tidak berhenti pada tahapan pemilu, melainkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga demokrasi yang berkualitas sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Ba