Sasar Generasi Muda, Bawaslu Bangli Gaungkan Pengawasan Partisipatif di MPLS SMA N 2 Bangli
|
Bangli, Bawaslu Bangli – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik sejak dini, Bawaslu Kabupaten Bangli memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menggaungkan pentingnya pengawasan partisipatif. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (21/7) bertempat di Balai Banjar Kubu, dan diikuti oleh peserta didik baru SMA Negeri 2 Bangli.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi agar tetap jujur, adil, dan berintegritas.
“Generasi muda merupakan ujung tombak dalam menjaga demokrasi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk dalam hal pengawasan pemilu,” ujar Pujawan.
Lebih lanjut, Pujawan menjelaskan bahwa program pengawasan partisipatif ini merupakan salah satu bentuk pendekatan langsung ke masyarakat, khususnya pelajar, yang dalam waktu dekat akan menjadi pemilih pemula. Menurutnya, pelibatan aktif siswa sangat penting untuk membentuk karakter yang peduli terhadap proses demokrasi.
“Edukasi politik sejak dini akan membentuk karakter generasi muda yang kritis, cerdas, dan peduli terhadap proses demokrasi. Kami berharap setelah mendapatkan materi ini, para siswa memiliki pemahaman bahwa demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga soal mengawasi dan menjaga integritasnya,” jelas Pujawan
Sebagai penutup, Pujawan menyampaikan harapan Bawaslu Bangli agar kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah Kabupaten Bangli.
“Ke depan, kami berharap kegiatan penguatan pengawasan partisipatif bisa menyentuh seluruh satuan pendidikan di Bangli. Kami ingin menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat, dimulai dari ruang-ruang pendidikan,” tutup Pujawan.