RAPID TEST DI BANGLI SEBANYAK 443 DINYATAKAN REAKTIF, KETUA BAWASLU BANGLI HIMBAU MASYARAKAT LEBIH WASPADA
|
#semetonbawaslu Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Purna, SH menyampaikan kekawatiranya terhadap perkembangan bencana Covid-19 di Bangli.Â
Pasalnya Rapid test massal di banjar Serokadan, desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli yang dilaksanakn hari ini, Kamis (30/4/2020) menunjukkan kasus transmisi lokal Covid-19 yang benar-benar sangat mengkhawatirkan.
Rapid test yang baru dilakukan ini menyasar hampir sebagian penduduk banjar Abuan. Dari 1.210 jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 2.640, tercatat sudah sebanyak 443 hasil rapid testnya reaktif atau mengarah positif.Â
Saat ditanyai mengenai keadaan ini, Nengah Purna mengatakan dirinya sangat kawatir dengan perkembangan Covid-19 di Bangli yang tidak kunjung membaik bahkan semakin meningkat ini.
Penyebaran virus ini sangatlah cepat, ini bukan hal yang bisa kita sepelekan ataupun diabaikan begitu saja. Jika kita masih leha-leha dengan keadaan ini, tidak menutup kemungkinan akan semakin memburuk,â€ucap Purna saat dihubungi via telephone, Kamis (30/4/2020).
Dengan keadaan ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli tersebut menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada lagi. Kita harus gotong royong melawan wabah berbahaya ini,â€ujarnya.
Ia pun berharap masyarakat tetap mengikuti himbauan-himbauan yang telah dibuat pemerintah baik di pusat maupun pemerintah di daerah. Sosial distancing harus dipatuhi, upaya-upaya pencegahan seperti memakai masker saat bepergian dan juga rajin menjaga kebersihan tubuh.
Semoga wabah berbahaya ini cepat berakhir, dan semoga kita semua tetap dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,â€tutupnya.