Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kesiapan Pengawasan, Bawaslu Bangli Ikuti Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis SDM Pengawas

Perkuat Kesiapan Pengawasan, Bawaslu Bangli Ikuti Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis SDM Pengawas

Perkuat Kesiapan Pengawasan, Bawaslu Bangli Ikuti Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis SDM Pengawas

Bangli, Bawaslu Bangli – Dalam rangka memperkuat kesiapan pengawasan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengawas, Bawaslu Kabupaten Bangli mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia Pengawas yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali secara daring, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini diikuti secara lengkap oleh unsur pimpinan dan jajaran kesekretariatan Bawaslu Bangli sebagai wujud komitmen dalam penguatan kapasitas kelembagaan.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengawasan pemilu tidak cukup hanya dijalankan sebagai rutinitas, tetapi perlu terus diperbarui melalui proses refleksi dan pembelajaran berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi penanda arah kelembagaan agar kerja-kerja pengawasan tetap relevan dengan dinamika kepemiluan.

Program pembelajaran yang dilaksanakan secara berkala setiap Selasa atau Anggara dimaknai sebagai simbol semangat Bawaslu Bali untuk terus bergerak, adaptif terhadap perubahan, serta konsisten dalam meningkatkan kompetensi pengawas di seluruh tingkatan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Bali, I Wayan Wirka, menegaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas dan bimbingan teknis ini dirancang untuk menyelaraskan pemahaman regulasi serta tugas pokok dan fungsi pengawas, sehingga seluruh jajaran memiliki standar pengawasan yang sama sebagai fondasi kesiapan menuju Pemilu 2029.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum, Gede Sutrawan, menekankan pentingnya proses pembelajaran yang bersifat dialogis dan partisipatif. Ia menilai ruang pembelajaran ini memungkinkan terjadinya pertukaran pemahaman yang memperkaya perspektif pengawasan di daerah.

Narasumber perdana, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, mengangkat tema Urgensi Form A sebagai Alat Pembuktian Bawaslu. Ia menegaskan bahwa Form A memiliki posisi strategis sebagai instrumen administrasi sekaligus kekuatan hukum dalam kerja pengawasan, sehingga pemahaman yang seragam menjadi sangat penting.

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran institusional yang dirancang untuk memperkuat kesiapan administratif dan substantif jajaran pengawas sejak dini.

Menyambut baik kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan peningkatan kapasitas dan bimbingan teknis yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Bali. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam membangun keseragaman pemahaman, meningkatkan profesionalitas pengawas, serta memperkuat kesiapan kelembagaan Bawaslu Bangli dalam menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan mendatang.