PELANTIKAN PANWASLU KELURAHAN/DESA, KETUA BAWASLU BANGLI : BAHAYA CORONA JANGAN SAMPAI MEMBUAT KITA LEHA-LEHA DALAM MENJALANKAN TUGAS
|
#semetonbawaslu Sempat ditunda akhirnya, sebanyak 72 Panwaslu Kelurahan/Desa se-Kabupaten Bangli secara resmi dilantik. Acara pelantikan dilakukan secara serentak di 4 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangli dengan dilantik langsung oleh Ketua Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bangli, Rabu (18/3/2020).
Pelantikan ini sekaligus pengambilan sumpah janji tugas Panwaslu Kelurahan/Desa dalam menyongsong berlangsunya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli Tahun 2020.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Purna, SH dalam sambutanya saat menghadiri pelantikan Panwaslu Kelurahan/Desa di Kecamatan Kintamani mengucapkan selamat kepada seluruh Panwaslu Kelurahan/Desa yang telah dilantik, semoga tugas-tugas pengawasan yang diembankan bisa dijalankan dengan baik sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.
Sesuai dengan Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia, Panwaslu Kelurahan/Desa harus dilantik sebelum 20 Maret 2020, hal ini dilakukan agar pelaksanaan tahapan Pilkada tidak terhambat.
Memang Indonesia sedang dalam keadaan darurat masalah bencana wabah virus corona (Covid-19), tetapi dalam undang-undang  10 Tahun 2016 tidak dikenal yang namanya penundaan Pilkada, yang ada hanya Pemilihan susulan berkelanjutan. Hal tersebut sudah secara jelas diatur sehingga tahapan Pilkada 2020 ini harus tetap berjalan. Pelantikan kali ini pun awalnya direncanakan akan dilaksanakan dalam satu tempat tapi dengan masalah wabah virus corona (Covid-19) ini, Pelantikan akhirnya dilakukan di masing-masing Panwaslu Kecamatan sebagai salah satu upaya dalam pencegahan penyebaran virus tersebut dengan tujuan mengurangi kerumunan orang yang terlalu banyak yang dapat mempercepat penyebaranya,â€ujar pria asal Desa Pengotan tersebut.
Dengan situasi yang sedang terjadi ini, Presiden telah menghimbau kita untuk melakukan social distancing. Kita harus mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah, interaksi dengan orang lain apalagi orang banyak dan mengurangi kontak tatap muka. Tidak terkecuali masalah pekerjaan pun untuk saat ini kita dihimbau untuk bekerja dari rumah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada.
Tetapi hal ini jangan sampai menjadikan kita leha-leha dalam menjalankan tugas, jangan sampai hal seperti ini dimanfaatkan untuk libur tenang di rumah, kita harus tetap bertanggung jawab atas tugas-tugas yang telah menanti kita,â€tegas Purna.
