Menanam Hari Ini, Memetik di Masa Depan: Aksi Tanam Pohon di Banjar Linjong
|
Bangli, Bawaslu Bangli— Semangat menjaga kelestarian alam Bali kembali diwujudkan melalui aksi nyata penanaman pohon di Hutan Adat Giri Upawana, Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, pada Senin (16/03/2026). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk merawat alam sejak hari ini, dengan harapan manfaatnya dapat dipetik oleh generasi mendatang sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Bawaslu Kabupaten Bangli bersama Pemerintah Kecamatan Susut, Polsek Susut, serta Pokdarwis Kencana Loka Desa Adat Linjong yang berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon di kawasan tersebut. Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan.
Dalam arahannya, Sutrawan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menjaga lingkungan hidup, sekaligus tindak lanjut dari program Bawaslu RI bertajuk Jumpa Berlian serta program Bawaslu Provinsi Bali Jala Bali.
Ia menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini juga menjadi wujud implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari upaya menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat, termasuk generasi yang akan datang.
Sutrawan juga menyampaikan bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan menanam pohon, tetapi juga harus diikuti dengan komitmen untuk merawatnya hingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Menanam adalah langkah awal, merawat adalah tanggung jawab bersama, dan pada akhirnya kita semua yang akan memetik manfaatnya. Ketika pohon tumbuh dengan baik, lingkungan menjadi lestari dan masyarakat merasakan dampak positifnya. Inilah makna keadilan sosial yang dapat dirasakan oleh semua,” ujarnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi lokasi kegiatan penanaman pohon tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk tetap menjalin sinergi dengan masyarakat, meskipun saat ini berada pada masa non tahapan pemilu.
Menurutnya, hubungan yang baik antara Bawaslu dan masyarakat sangat penting dalam membangun kesadaran bersama terhadap proses demokrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah difasilitasi tempat untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon ini. Meskipun saat ini berada pada masa non tahapan, kami tetap berupaya menjalin sinergi dengan masyarakat. Kami juga berharap nantinya masyarakat dapat berpartisipasi sebagai pengawas partisipatif ketika tahapan pemilu berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Susut, Dewa Putu Apriyanta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan penanaman pohon di wilayah Kecamatan Susut.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga di daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dalam kegiatan penanaman pohon ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan penanaman pohon di Hutan Adat Giri Upawana, Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, diharapkan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh, tidak hanya di kalangan lembaga pemerintah tetapi juga di tengah masyarakat, sehingga kelestarian alam Bali dapat terus terjaga secara berkelanjutan.