Kembali Ditemukan Warga Meninggal Masih Tercatat sebagai Pemilih
|
Bangli, Bawaslu Bangli — Hasil pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) kembali menemukan data pemilih yang belum mutakhir. Dalam kegiatan uji petik yang dilaksanakan jajaran Bawaslu Kabupaten Bangli di Kelurahan Cempaga dan Kelurahan Kawan pada Senin (9/3/2026), ditemukan empat warga yang telah meninggal dunia namun namanya masih tercantum dalam data pemilih berkelanjutan.
Uji petik tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih agar tetap akurat dan mutakhir. Berdasarkan penelusuran di lapangan, jajaran pengawas memperoleh keterangan dari masyarakat setempat bahwa sejumlah nama yang masih tercatat dalam daftar PDPB diketahui telah meninggal dunia.
Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, mengatakan temuan tersebut menjadi catatan penting dalam menjaga kualitas data pemilih. Menurutnya, data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat perlu segera diperbarui agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Melalui kegiatan uji petik ini kami menemukan empat warga yang telah meninggal dunia namun masih tercantum dalam data pemilih berkelanjutan. Temuan ini tentu menjadi perhatian agar proses pemutakhiran data dapat dilakukan secara lebih cermat,” ujar Pujawan.
Ia menambahkan, hasil pengawasan tersebut akan ditindaklanjuti dengan penyampaian saran perbaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangli agar data tersebut dapat segera diperbarui.
“Terhadap hasil pengawasan ini, kami akan menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Bangli agar nama-nama warga yang telah meninggal dunia dapat segera ditindaklanjuti dalam proses pemutakhiran data pemilih,” jelasnya.
Pujawan juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih merupakan langkah penting untuk memastikan daftar pemilih yang digunakan dalam setiap tahapan pemilu benar-benar valid dan akurat.
“Data pemilih yang akurat merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan demokrasi. Karena itu, pengawasan akan terus kami lakukan, termasuk melalui uji petik di lapangan untuk memastikan setiap perubahan data dapat segera diperbarui,” pungkasnya.