Dorong Profesionalitas SDM, Bawaslu Bali Tekankan Penguatan Disiplin dan Kinerja Kelembagaan
|
Bangli, Bawaslu Bangli — Penguatan profesionalitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam supervisi dan monitoring yang dilakukan Bawaslu Provinsi Bali di Bawaslu Kabupaten Bangli, Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan SDM pengawas dan kesekretariatan, tetapi juga mencakup evaluasi laporan pertanggungjawaban keuangan serta pengelolaan barang milik negara (BMN) Tahun 2026 sebagai upaya mendorong disiplin, profesionalitas, dan kinerja kelembagaan yang berintegritas dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, didampingi Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Nyoman Gede Putra Wiratma, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinata, serta Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Bali I Gusti Ketut Kartika.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Bali menekankan penguatan aspek administrasi, khususnya kearsipan kepegawaian, serta peningkatan kapasitas SDM pengawas dan kesekretariatan melalui kedisiplinan, profesionalitas, dan tertib kerja. Ia juga mengingatkan pentingnya keseragaman pemahaman dalam tata kelola kelembagaan, termasuk kepatuhan terhadap jam kerja, tindak lanjut temuan BPK, serta penggunaan seragam Korpri setiap hari Kamis.
Selain itu, program Jumat Sehati disebut berpotensi mengalami penyesuaian seiring kebijakan Work From Home (WFH). Dari sisi lingkungan kerja, kebersihan kantor dinilai cukup baik, namun tetap perlu penataan lebih lanjut agar lebih rapi dan asri. Penataan BMN dan kearsipan juga ditekankan agar dilakukan secara tertib, terdokumentasi lengkap, serta dilaporkan apabila terdapat barang yang tidak lagi layak pakai sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2027 menuju 2029.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Nyoman Gede Putra Wiratma menekankan pentingnya kedisiplinan kehadiran pegawai, khususnya dalam menyesuaikan dengan jam kerja yang baru, sebagai wujud tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap organisasi. Ia juga menyampaikan bahwa program Jala Bali direncanakan akan dilaksanakan di Bangli pada bulan Juni, sehingga diperlukan kesiapan lokasi yang representatif dan mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinata turut menyampaikan sejumlah program yang sedang berjalan di tingkat provinsi dan nasional, seperti Jumat Sehati, Jumpa Berlian, dan Jala Bali. Ia juga menekankan pentingnya melihat secara langsung kondisi kantor Bawaslu Bangli, baik dari sisi lingkungan kerja maupun penataan ruang, sebagai bagian dari evaluasi implementasi program serta penguatan budaya kerja di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Muliarta menyampaikan bahwa seluruh arahan dari Bawaslu Provinsi Bali akan segera ditindaklanjuti, baik terkait pengelolaan keuangan, penguatan SDM, maupun pelaksanaan program. Ia juga menegaskan bahwa penyesuaian akan dilakukan terhadap kegiatan yang berpotensi berbenturan dengan kebijakan pusat agar tetap berjalan optimal.
Terkait program Jala Bali, ia mengungkapkan bahwa kegiatan telah dilaksanakan di beberapa lokasi melalui penanaman pohon dan selanjutnya direncanakan berlanjut di Kecamatan Kintamani. Penataan lingkungan kantor juga menjadi fokus ke depan, mengingat masih terdapat beberapa aspek yang perlu dibenahi agar lebih tertata dan representatif.
Selain itu, penyesuaian jam kerja mulai pukul 07.30 WITA telah diterapkan dan akan terus dimonitor secara teknis bersama tim dari Bawaslu Provinsi Bali guna memastikan kedisiplinan dan efektivitas kerja tetap terjaga.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bangli diharapkan semakin memperkuat kapasitas kelembagaan, baik dari sisi SDM, administrasi, maupun pengelolaan keuangan, sehingga mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, transparan, dan akuntabel.