Dekati Generasi Muda, Bawaslu Bangli Buka Ruang Kolaborasi dengan SMA
|
Bangli, Bawaslu Bangli — Dalam rangka memperluas jangkauan pengawasan partisipatif sekaligus meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan pelajar, Bawaslu Kabupaten Bangli melakukan koordinasi dengan SMA Negeri 1 Bangli dan SMA Negeri 1 Susut pada Selasa (8/7). Kegiatan ini merupakan langkah awal penjajakan kerja sama antara Bawaslu dengan lembaga pendidikan menengah di Kabupaten Bangli.
Koordinasi ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Putu Gede Pertama Pujawan. Dalam pertemuan tersebut, Pujawan menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi, pengawasan partisipatif, serta kesadaran politik kepada generasi muda, khususnya pemilih pemula.
“Bawaslu memohon waktu kepada pihak sekolah untuk dapat mengisi sesi sosialisasi pengawasan partisipatif pada saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ini adalah momentum strategis untuk memperkenalkan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu kepada pelajar,” jelas Pujawan.
Selain memperkenalkan tugas dan fungsi Bawaslu, agenda ini juga bertujuan membuka ruang kolaborasi yang berkelanjutan dengan pihak sekolah, agar pendidikan politik tidak hanya berhenti pada momen pemilu, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang terus berkembang.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran akan hak dan tanggung jawab politiknya sebagai warga negara.