Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Komunikasi Strategis, Bawaslu Kabupaten Bangli dan Kodim 1626/Bangli Pererat Kolaborasi Kelembagaan

Bangun Komunikasi Strategis, Bawaslu Kabupaten Bangli dan Kodim 1626/Bangli Pererat Kolaborasi Kelembagaan

Bangun Komunikasi Strategis, Bawaslu Kabupaten Bangli dan Kodim 1626/Bangli Pererat Kolaborasi Kelembagaan

Bangli, Bawaslu Bangli — Sinergi antar lembaga kembali ditegaskan di Kabupaten Bangli. Dalam upaya memperkuat komunikasi strategis dan mempererat kolaborasi kelembagaan, Bawaslu Kabupaten Bangli melakukan audiensi dengan Kodim 1626/Bangli pada Senin (02/03/2026). Pertemuan ini menjadi langkah konkret membangun koordinasi yang lebih solid dan berkelanjutan antar institusi.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Komandan Kodim 1626/Bangli, I Gede Arya Girinatha Utama, bersama jajaran dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, menyampaikan bahwa Bawaslu terus menggandeng mitra kerja untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga, termasuk memastikan aspek administrasi kependudukan berjalan tertib.

“Kami di masa ini terus menggandeng mitra kerja. Kedatangan kami juga untuk menyampaikan informasi apabila ada purnawirawan dari Kodim hingga jajaran agar segera mengurus administrasi kependudukan, sehingga nantinya dapat terdaftar sebagai pemilih pada pemilihan selanjutnya,” ujarnya.

Purna juga menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN, TNI, dan Polri serta memperkuat sosialisasi sebagai langkah pencegahan.

“Koordinasi lintas lembaga ini menjadi momentum bagi kami untuk memupuk sinergitas. Berkaca dari dinamika di Bangli, termasuk penanganan netralitas ASN pada Pilkada 2024, kami harus lebih gencar melakukan sosialisasi agar pada pemilu maupun pemilihan berikutnya tidak terulang kembali,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, menambahkan bahwa di masa non tahapan, Bawaslu tetap aktif melakukan penguatan demokrasi di tengah masyarakat.

“Di masa non tahapan ini, kami gencar melakukan konsolidasi demokrasi, baik melalui kegiatan di sekolah-sekolah maupun turun langsung ke masyarakat. Ini bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar demokrasi tidak hanya hidup saat tahapan pemilu, tetapi menjadi budaya bersama,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodim 1626/Bangli, I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif antar lembaga.

“Tentunya apa yang disampaikan tadi, kami memang menjaga netralitas sampai dengan jajaran dan terus memupuk hal tersebut. Kemudian terkait komunikasi, mari kita sinergikan dan tingkatkan selalu agar lembaga menjadi semakin bersinergi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terkait status purnawirawan, proses administrasi akan segera dilakukan setelah pelepasan tugas.

“Terkait status purnawirawan ini akan kami proses setelah kami lepas pengantar tugas, maka langsung diproses. Nantinya kami juga berharap saat tahapan dari Bawaslu berjalan, dapat membagikan selebaran atau bentuk informasi lainnya berkaitan dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi, menjaga koordinasi yang solid, serta membangun kolaborasi lintas lembaga demi tata kelola demokrasi yang semakin baik di Kabupaten Bangli.