Audiensi dengan Camat Bangli, Bawaslu Bangli Gaungkan Konsolidasi Demokrasi dan Program Jaga Alam
|
Bangli, Bawaslu Bangli — Menguatkan konsolidasi demokrasi sekaligus menggerakkan kepedulian lingkungan, Bawaslu Kabupaten Bangli menggaungkan Program Jaga Alam, Jaga Lingkungan dalam audiensi bersama Camat Bangli di Kantor Camat Bangli, Kamis (19/2/2026), sebagai langkah nyata mempererat silaturahmi kelembagaan dan mendorong peran aktif pemerintah kecamatan menjaga kualitas demokrasi di Kecamatan Bangli.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Muliarta, Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli Putu Gede Pertama Pujawan, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bangli Wildan Nova Saputra, yang secara langsung menyampaikan agenda serta substansi kelembagaan kepada Pemerintah Kecamatan Bangli.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi demokrasi melalui penyelarasan peran dan koordinasi antar-lembaga dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Bangli.
“Kami memandang audiensi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi demokrasi di tingkat kecamatan melalui penyelarasan peran dan koordinasi antar-lembaga, sehingga pengawasan partisipatif dan iklim demokrasi yang berintegritas dapat terus terjaga di Kabupaten Bangli,” ujarnya.
Selain itu, Muliarta menegaskan bahwa dalam audiensi tersebut Bawaslu Kabupaten Bangli juga menyampaikan Program Jaga Alam, Jaga Lingkungan sebagai bentuk komitmen lembaga dalam mendorong kepedulian terhadap kelestarian alam.
“Melalui Program Jaga Alam, Jaga Lingkungan, kami ingin menegaskan bahwa membangun demokrasi yang sehat harus sejalan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, karena ruang hidup yang lestari menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya masyarakat yang sadar hukum dan berpartisipasi dalam demokrasi,” katanya.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan program tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli meminta dukungan Pemerintah Kecamatan Bangli untuk menyiapkan serta mengusulkan titik lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat penanaman pohon di wilayah Kecamatan Bangli sebagai bentuk aksi nyata menjaga lingkungan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, menambahkan bahwa meskipun saat ini berada pada masa nontahapan pemilu, Bawaslu tetap berkomitmen untuk terus melakukan konsolidasi demokrasi di tengah masyarakat.
“Pada masa nontahapan, Bawaslu Kabupaten Bangli akan tetap aktif melakukan konsolidasi demokrasi. Kami berharap pihak Kecamatan Bangli dapat melibatkan Bawaslu dalam berbagai kegiatan yang menghadirkan masyarakat, sehingga pesan-pesan pengawasan dan penguatan demokrasi dapat tersampaikan lebih luas,” ujarnya.
Pujawan juga meminta dukungan Camat Bangli agar Bawaslu Kabupaten Bangli dapat difasilitasi untuk melaksanakan sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kecamatan Bangli.
“Kami memohon agar Bawaslu dapat diberikan waktu dan ruang untuk melaksanakan sosialisasi Netralitas ASN di lingkungan Kecamatan Bangli, sebagai upaya pencegahan dini dan penguatan komitmen aparatur dalam menjaga profesionalitas serta integritas demokrasi,” tambahnya.
Camat Bangli, Sang Made Agus Dwipayana, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan kesiapan pihak kecamatan untuk mendukung program Bawaslu Kabupaten Bangli, baik dalam penguatan konsolidasi demokrasi, pelibatan Bawaslu dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat, maupun pelaksanaan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari Program Jaga Alam, Jaga Lingkungan di wilayah Kecamatan Bangli.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara Bawaslu Kabupaten Bangli dan Pemerintah Kecamatan Bangli dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat pengawasan partisipatif, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.