Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Muliarta Ajak Masyarakat Berani Lapor dan Awasi Data Pemilih

Konsolidasi Demokrasi, Muliarta Ajak Masyarakat Berani Lapor dan Awasi Data Pemilih

Konsolidasi Demokrasi, Muliarta Ajak Masyarakat Berani Lapor dan Awasi Data Pemilih

Bangli, Bawaslu Bangli — Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, mengajak masyarakat untuk berani melapor dan berpartisipasi aktif dalam mengawasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) saat kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan di Desa Demulih, Selasa (9/6/2026). Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan komprehensif guna melindungi hak pilih masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Muliarta menegaskan bahwa pengawasan terhadap data pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting untuk memastikan setiap perubahan data kependudukan dapat terakomodasi dengan baik dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Jika menemukan warga yang belum terdaftar sebagai pemilih, data pemilih yang tidak sesuai, warga yang sudah meninggal masih tercantum dalam daftar pemilih, maupun perubahan data kependudukan lainnya, masyarakat jangan ragu dan harus berani melapor. Informasi dari masyarakat sangat membantu menjaga kualitas data pemilih,” ujar Muliarta.

Ia menjelaskan bahwa data pemilih yang akurat merupakan salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan hak pilih setiap warga negara dapat terjamin.

Menurut Muliarta, pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Semakin banyak masyarakat yang peduli dan terlibat dalam proses pengawasan, semakin besar peluang untuk mencegah terjadinya kesalahan atau ketidakakuratan data pemilih.

Selain mengajak masyarakat untuk berani melapor, Bawaslu Kabupaten Bangli juga terus membuka ruang koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun temuan terkait data pemilih. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam menjaga kualitas daftar pemilih.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Bangli berkomitmen untuk terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan partisipatif. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan keberanian untuk melaporkan setiap temuan di lapangan, kualitas data pemilih diharapkan semakin baik sehingga hak pilih masyarakat dapat terlindungi secara optimal.