Generasi Pemilih Cerdas, Demokrasi Bermartabat: Misi Bawaslu Bangli di MPLS SMA N 1 Tembuku
|
Bangli, Bawaslu Bangli – Di balik semangat para siswa baru yang mengikuti MPLS di SMA Negeri 1 Tembuku, terselip sebuah pesan penting tentang demokrasi. Pada Kamis (24/7), MPLS tak sekadar menjadi ajang perkenalan sekolah, melainkan juga menjadi panggung awal untuk menanamkan kesadaran politik sejak dini, sebuah langkah yang digagas langsung oleh Bawaslu Kabupaten Bangli.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, hadir langsung untuk memberikan edukasi politik dan menanamkan pentingnya peran generasi muda dalam pengawasan pemilu secara partisipatif. Dalam penyampaiannya, Muliarta menekankan pentingnya keterlibatan pelajar dalam menjaga integritas pemilu.
“Pengawasan partisipatif bukan hanya tugas Bawaslu, tapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk adik-adik semua yang akan menjadi pemilih pemula. Semakin dini kita paham politik, semakin kuat demokrasi kita,” ujar Muliarta di hadapan ratusan siswa baru.
Ia juga mengingatkan agar para pelajar tidak takut melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya dugaan pelanggaran pemilu, seperti praktik politik uang, kampanye bermuatan SARA, atau ujaran kebencian yang dapat mencederai proses demokrasi.
“Jangan takut untuk bersuara jika melihat hal-hal yang mencederai demokrasi. Laporkan jika ada yang mencoba mempengaruhi dengan politik uang atau menyebarkan kebencian. Demokrasi harus dijaga bersama,” tegasnya.
Tak hanya itu, Muliarta juga mendorong siswa untuk aktif mengedukasi lingkungan sekitarnya, seperti keluarga dan tetangga. Ia mengimbau agar siswa turut mengingatkan masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik untuk segera melakukan perekaman, demi memastikan mereka tercatat sebagai pemilih.
“Kita juga punya peran penting dalam memastikan orang-orang di sekitar kita bisa menggunakan hak pilihnya. Kalau ada keluarga atau tetangga yang belum punya e-KTP, tolong bantu ingatkan supaya segera rekam KTP. Jangan sampai suara mereka hilang karena tidak tercatat dalam daftar pemilih,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bangli berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kritis, peduli, dan berani mengambil peran dalam mengawal demokrasi yang jujur dan bermartabat sejak usia sekolah.