Lompat ke isi utama

Berita

Generasi Muda Harus Melek Politik dan Cerdas dalam Memilih

Generasi Muda Harus Melek Politik dan Cerdas dalam Memilih

Generasi Muda Harus Melek Politik dan Cerdas dalam Memilih

Bangli, Bawaslu Bangli – Melek politik menjadi kunci utama agar masyarakat mampu bersikap cerdas dalam menentukan pilihan, khususnya menjelang pesta demokrasi. Kesadaran politik yang baik mendorong masyarakat untuk lebih kritis dan rasional dalam memilih pemimpin. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) merupakan miniatur Pemilu yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi pelajar sebagai bekal menghadapi Pemilu di masa yang akan datang. Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, saat menghadiri kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) di SMK Negeri 1 Tembuku, Selasa (10/2/2026).

Kehadiran Bawaslu Kabupaten Bangli dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga dalam melaksanakan konsolidasi demokrasi serta menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini di lingkungan pendidikan.

Putu Gede Pertama Pujawan menegaskan bahwa kegiatan Pemilos di SMK Negeri 1 Tembuku menjadi miniatur proses Pemilu yang memberikan pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya partisipasi, kejujuran, dan integritas dalam menentukan pemimpin.

“Melalui Pemilos ini, siswa belajar berdemokrasi secara bijak, menghargai perbedaan, serta menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam menentukan pilihan. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar kelak tumbuh menjadi pemimpin yang bertanggung jawab,” ujar Putu Gede Pertama Pujawan.

Pujawan juga mengingatkan pentingnya kesadaran administrasi kependudukan bagi para pelajar. Ia menegaskan agar siswa yang telah berusia 17 tahun segera melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) sebagai langkah awal dalam mempersiapkan diri menjadi pemilih yang sah pada Pemilu mendatang.

“Bagi adik-adik yang sudah berumur 17 tahun, jangan lupa segera melakukan perekaman KTP agar hak pilih kalian tercatat resmi dalam daftar pemilih,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami bagaimana proses demokrasi berjalan secara nyata, mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penghitungan suara, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik berdemokrasi yang benar.

Bawaslu Kabupaten Bangli berharap kegiatan Pemilos di sekolah dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pembelajaran demokrasi dan tanggung jawab warga negara, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.