Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bangli Kembali Temukan Data Pemilih Belum Akurat di Desa Abuan

Bawaslu Bangli Kembali Temukan Data Pemilih Belum Akurat di Desa Abuan

Bawaslu Bangli Kembali Temukan Data Pemilih Belum Akurat di Desa Abuan
 

Bangli, Bawaslu Bangli — Bawaslu Kabupaten Bangli kembali menemukan data pemilih yang belum akurat saat melaksanakan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 di Desa Abuan, Kecamatan Susut, Selasa (19/05/2026). Dalam pengawasan tersebut, masih ditemukan nama warga yang telah meninggal dunia namun tetap tercatat dalam data pemilih, sehingga menjadi perhatian dalam menjaga validitas dan akurasi daftar pemilih menjelang tahapan pemilu mendatang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, mengatakan temuan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan berkelanjutan guna memastikan data pemilih selalu diperbarui sesuai kondisi riil di lapangan.

“Dari hasil pengawasan kami masih menemukan warga yang sudah meninggal dunia namun namanya masih tercatat dalam data PDPB,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan uji petik dilakukan untuk memastikan setiap perubahan status pemilih dapat tercatat secara akurat dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Validitas data pemilih menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas daftar pemilih pada pemilu mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Pujawan juga melaksanakan konsolidasi demokrasi kepada masyarakat setempat. Ia mengajak masyarakat untuk turut aktif mengawasi proses pemutakhiran data pemilih agar data yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi proses pemutakhiran data pemilih. Jika menemukan data yang tidak sesuai, seperti pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili, atau belum terdaftar, masyarakat dapat menyampaikan informasi tersebut agar segera diperbaiki,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pengawasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli akan menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Bangli agar data pemilih dapat segera diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Hasil pengawasan ini akan kami sampaikan dalam bentuk saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Bangli agar dapat ditindaklanjuti dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” tegas Pujawan.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas daftar pemilih serta memastikan setiap proses administrasi kepemiluan berjalan secara akurat dan akuntabel.