Apel Pagi, Pujawan Tekankan Disiplin Kerja, Sosialisasi Demokrasi, dan Uji Petik Data Disabilitas
|
Bangli, Bawaslu Bangli — Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Puti Gede Pertama Pujawan, menekankan pentingnya disiplin kerja, penguatan edukasi demokrasi kepada pelajar, serta pelaksanaan uji petik data pemilih disabilitas saat memimpin apel pagi di Kantor Bawaslu Kabupaten Bangli pada Senin (6/7/2026).
Dalam arahannya, Pujawan menyampaikan bahwa bulan Juli merupakan masa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa SMA dan SMK. Momentum tersebut dinilai tepat untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai demokrasi dan pengawasan partisipatif.
Ia berharap jajaran sekretariat dapat berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengajukan jadwal pelaksanaan sosialisasi pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya memperkuat edukasi demokrasi kepada pelajar sejak dini.
“Bulan Juli merupakan masa MPLS bagi siswa SMA dan SMK. Saya berharap jajaran sekretariat dapat berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memohon jadwal pelaksanaan sosialisasi pengawasan partisipatif sebagai upaya meningkatkan edukasi demokrasi,” ujar Pujawan.
Selain itu, Pujawan menyampaikan bahwa pasca pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II, Bawaslu Kabupaten Bangli akan menindaklanjuti Surat Instruksi Bawaslu Provinsi Bali dengan melaksanakan uji petik terhadap data pemilih penyandang disabilitas. Langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan akurasi dan validitas data pemilih.
Pada kesempatan yang sama, Pujawan juga mengingatkan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Bangli agar senantiasa menjaga disiplin kerja, melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, serta mempertahankan profesionalitas dalam setiap pelaksanaan kegiatan kelembagaan.
Melalui apel pagi tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja kelembagaan melalui peningkatan disiplin internal, pengawasan data pemilih yang berkualitas, serta penguatan pendidikan demokrasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.