Lompat ke isi utama

Berita

Validitas Data Pemilih Jadi Sorotan, Bawaslu Bangli Ingatkan Peran Aparatur Desa

Validitas Data Pemilih Jadi Sorotan, Bawaslu Bangli Ingatkan Peran Aparatur Desa

Validitas Data Pemilih Jadi Sorotan, Bawaslu Bangli Ingatkan Peran Aparatur Desa

 

Bangli, Bawaslu Bangli — Validitas data pemilih menjadi perhatian dalam kegiatan konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan bersama jajaran Pemerintah Desa Landih, Kecamatan Bangli, Senin (11/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna menekankan pentingnya peran aparatur desa dalam menjaga tertib administrasi kependudukan guna mendukung akurasi data pemilih berkelanjutan.

Purna mengingatkan bahwa pemerintah desa memiliki posisi strategis dalam memastikan setiap perubahan data masyarakat tercatat dan terdokumentasi dengan baik. Menurutnya, pengarsipan administrasi kependudukan yang tertib akan membantu meminimalisasi potensi data ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, maupun data warga yang belum diperbarui.

“Pemerintah desa memiliki peran penting dalam memastikan data kependudukan masyarakat selalu diperbarui dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data pemilih berkelanjutan,” ujar Purna.

Selain menyoroti pentingnya validitas data pemilih, Purna juga mengingatkan aparatur desa agar tetap profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis. Sikap profesional tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Landih, I Nengah Pasti menyampaikan bahwa pihak desa berkomitmen mendukung upaya pembaruan data kependudukan secara berkala. Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar data masyarakat tetap akurat dan sesuai kondisi di lapangan.

“Kami berupaya melakukan pendataan dan pengarsipan administrasi kependudukan secara tertib agar setiap perubahan data warga dapat segera diperbarui. Hal ini penting untuk mendukung kualitas data pemilih yang lebih akurat,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Bangli karena dinilai dapat memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan penyelenggara pengawasan pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.

Kegiatan konsolidasi demokrasi tersebut berlangsung melalui dialog dan koordinasi bersama perangkat Desa Landih terkait pengelolaan administrasi kependudukan serta pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.