Lompat ke isi utama

Berita

Pastikan Aset Negara Terkelola dengan Baik, Bawaslu Bangli Perkuat Pengelolaan BMN

Bawaslu Kabupaten Bangli menggelar Rapat Pengelolaan BMN Tahun 2026

Bawaslu Kabupaten Bangli menggelar Rapat Pengelolaan BMN Tahun 2026

Bangli, Bawaslu Bangli – Pengelolaan aset negara yang tertib dan akuntabel menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran tugas kelembagaan. Untuk memastikan setiap Barang Milik Negara (BMN) tercatat, terpelihara, dan dimanfaatkan sesuai ketentuan, Bawaslu Kabupaten Bangli menggelar Rapat Pengelolaan BMN Tahun 2026 pada Kamis (5/11/2026).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta, dalam arahannya menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjaga dan mengelola BMN. Menurutnya, barang milik negara bukan sekadar fasilitas penunjang pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga merupakan aset negara yang harus dipertanggungjawabkan pemanfaatan dan keberadaannya.

Muliarta mengingatkan agar pengelolaan BMN dilakukan secara cermat, mulai dari pencatatan, penggunaan, pemeliharaan hingga pelaporan. Ia juga mendorong agar setiap aset yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu Kabupaten Bangli.

“Pengelolaan BMN merupakan bagian dari tanggung jawab kita dalam menjaga kepercayaan negara. Karena itu, setiap barang yang menjadi aset lembaga harus tercatat dengan baik, digunakan sesuai peruntukannya, serta dijaga kondisinya. Jangan sampai terdapat aset yang tidak terdata atau tidak dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Staf Pengelola BMN Bawaslu Provinsi Bali, Luh Gede Udayani, turut memberikan arahan dan pemahaman terkait tata kelola BMN. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam melakukan pencatatan dan pemutakhiran data aset agar informasi mengenai kondisi, lokasi, serta status penggunaan barang selalu sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Udayani juga menjelaskan bahwa pengelolaan BMN perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dengan memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi, kesesuaian data inventaris, serta ketepatan dalam penyusunan laporan. Hal tersebut menjadi penting untuk mendukung tertib administrasi dan meminimalkan potensi permasalahan dalam pengelolaan aset negara.

Melalui rapat ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Bangli diharapkan semakin memahami tanggung jawab masing-masing dalam pengelolaan BMN, sekaligus meningkatkan koordinasi antara pengelola barang dan seluruh pengguna barang di lingkungan sekretariat.

Pengelolaan BMN yang tertib dan akuntabel diharapkan tidak hanya mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga menjadi wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Bangli dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan bertanggung jawab.