Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Strategi Kehumasan, Bawaslu Bali Dorong Kualitas Publikasi untuk Kebutuhan Publik

Rapat Kehumasan bertajuk “Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026”

Rapat Kehumasan bertajuk “Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026”

Badung, Bawaslu Bangli — Penguatan strategi kehumasan menjadi perhatian Bawaslu Provinsi Bali dalam mendorong jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota menghadirkan publikasi yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan publik. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kehumasan bertajuk “Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026” yang digelar di Kabupaten Badung, Kamis (8/10/2026).

Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, turut menghadiri kegiatan yang diikuti jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali, khususnya Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) beserta staf P2H, serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung.

Kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan strategi publikasi dan pemberitaan Bawaslu, khususnya dalam memastikan setiap informasi pengawasan dapat disampaikan secara cepat, tepat, faktual, dan mudah dipahami masyarakat.

Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Wirka, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa humas merupakan wajah lembaga. Karena itu, publikasi Bawaslu tidak hanya dituntut menarik secara penyajian, tetapi harus berlandaskan fakta dan data pengawasan.

Kordiv P2H Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, turut menekankan pentingnya peran humas dalam menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, kerja kehumasan harus tetap berjalan meskipun tahapan pemilu sedang tidak berlangsung.

Masa non-tahapan menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu untuk memperluas edukasi kepemiluan, mendorong pengawasan partisipatif, serta mengoptimalkan website dan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dari sisi penguatan internal, Kordiv SDMO Bawaslu Provinsi Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, mengingatkan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kerja kehumasan. Kedisiplinan, integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam menghasilkan publikasi yang berkualitas.

Perwakilan Diskominfo Kabupaten Badung juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi. Perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mengandalkan gawai dan media sosial sebagai sumber informasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Provinsi Bali turut memberikan apresiasi terhadap kinerja kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali. Bawaslu Kabupaten Tabanan meraih penghargaan Publikasi Terbanyak, Bawaslu Kabupaten Badung memperoleh penghargaan Tayangan dan Interaksi Terbaik, sedangkan Bawaslu Kabupaten Klungkung meraih penghargaan Feed Terbaik.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangli terus mendorong penguatan fungsi kehumasan sebagai bagian dari keterbukaan dan penyampaian kerja-kerja pengawasan kepada masyarakat. Publikasi yang berkualitas diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi.