Lompat ke isi utama

Berita

Muliarta Ajak Pelajar Jadikan Pemilos sebagai Pembelajaran Demokrasi

Muliarta Ajak Pelajar Jadikan Pemilos sebagai Pembelajaran Demokrasi

Muliarta Ajak Pelajar Jadikan Pemilos sebagai Pembelajaran Demokrasi

Bangli, Bawaslu Bangli — Bawaslu Kabupaten Bangli mendorong penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui pendampingan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) di SMA Negeri 1 Susut dan SMA Negeri 1 Bangli. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk memahami nilai demokrasi melalui penyampaian gagasan, penghargaan terhadap perbedaan, dan kompetisi yang sehat. Pendampingan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta.

Kehadiran Muliarta merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Bangli dalam mendekatkan praktik demokrasi kepada pelajar. Melalui Pemilos, siswa diharapkan tidak hanya memahami mekanisme pemilihan, tetapi juga mengenali pentingnya kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam menentukan pemimpin.

Pemilos dirancang menyerupai pemilihan umum, mulai dari pencalonan, kampanye, debat kandidat, hingga pemungutan suara. Melalui rangkaian tersebut, para siswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami proses demokrasi, termasuk menyampaikan visi dan misi, menguji gagasan kandidat, serta menentukan pilihan secara bertanggung jawab.

Muliarta menekankan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran demokrasi melalui pengalaman nyata. Menurutnya, Pemilos dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar mengambil keputusan, bersikap kritis terhadap gagasan calon pemimpin, serta memahami bahwa setiap pilihan harus didasarkan pada pertimbangan yang matang.

“Jadikan Pemilos sebagai pengalaman untuk belajar berdemokrasi secara langsung. Kenali gagasan setiap calon, gunakan hak pilih dengan bijak, dan tetap menghormati siapa pun yang terpilih. Dari proses sederhana di sekolah ini, kita bisa membangun kebiasaan demokratis yang akan berguna ketika adik-adik berpartisipasi dalam pemilu nantinya,” ujar Muliarta.

Melalui pendampingan Pemilos di SMA Negeri 1 Susut dan SMA Negeri 1 Bangli, Bawaslu Kabupaten Bangli berharap pelajar semakin memahami pentingnya partisipasi yang berkualitas, menjunjung tinggi kejujuran, serta menghargai perbedaan dalam kehidupan demokrasi.

Dengan demikian, Pemilos tidak hanya menjadi ajang pemilihan pengurus OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk menyiapkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menentukan masa depan demokrasi.