20
Sep
Selamat Datang di Website Bawaslu Bangli

Sekilas Bawaslu Bangli

Pada perhelatan pesta demokrasi untuk memilih Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta DPR, DPD, DPRD Tahun 2019 Bawaslu Provinsi Bali melakukan perekrutan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali sesuai dengan undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Dimana untuk Kabupaten Bangli setelah melalui proses seleksi maka terpilih 3 Anggota Bawaslu Kabuputen yang terdiri dari Divisi Organisasi Sumber Daya Manusia dan Data Informasi, Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa serta Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga. Ketiga Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli dilantik pada tanggal 14 Agustus 2018 di Hotel Bidakara Jakarta Sealatan. Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli didukung oleh 19 tenaga yang terdiri dari Koordinator Sekretariat, Bendahara Pembantu Pengeluaran, Staf Pengelola Keuangan, Tenaga Teknis Non PNS dan Staf Pendukung Non PNS.

Secara garis besar, Bawaslu Kabupaten Bangli memiliki tugas melakukan pencegahan dan penindakan di wilayah kabupaten/ kota terhadap pelanggaran pemilu dan sengketa pemilu. Selain itu juga Bawaslu Kabupaten Bangli bertugas untuk mengawasi pelaksanaan setiap tahapan Penyelenggaraan Pemilu di wilayah kabupaten/kota yang dimana hasil dari pengawasan tersebut dilaporkan secara pereodik kepada Bawaslu Provinsi Bali.

Setelah Bawaslu Kabupten Bangli terbentuk sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, maka Bawaslu Kabupaten Bangli merekrut jajaran Panwaslu tingkat Kecamatan. Berbagai proses sudah dilalui hingga memperoleh hasil yang maksimal sehingga mampu untuk menentukan dan menetapkan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan se-Kabupaten Bangli, dengan jumlah di masing-masing kecamatan 3 orang. Masing-masing Panwaslu Kecamatan didukung oleh, Kepala Sekretariat, PUMK, Tenaga Teknis Non PNS dan Tenaga Pendukung Non PNS.

Pawaslu Kecamatan memiliki tugas pencegahan dan penindakan di wilayah kecamatan terhadap pelanggaran Pemilu yakni seperti menyampaikan hasil pengawasan di wilayah kecamatan kepada Bawaslu melalui Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota atas dugaan pelanggaran kode etik Penyelenggara Pemilu dan/atau dugaan tindak pidana Pemilu di wilayah kecamatan.  Selain itu juga Panwaslu Kecamatan bertugas untuk mengawasi pelaksanaan tahapan Penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan seperti pemutakhiran data pemilih, pelaksanaan kampanye sampai pengawasan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

Dengan telah terbentuknya Pengawas Kecamatan, maka Pengawas Kecamatan bertugas merekrut Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa yang berjumlah 72 PPDK sesuai dengan jumlah Kelurahan/ Desa di Kabupaten Bangli. Pada Pemilu Tahun 2019, Kabupten Bangli memiliki TPS sebanyak 843 sehingga Pengawas Kecamatan harus merekrut sebanyak 843 Pengawas TPS untuk di tugaskan dimasing-masing TPS yang tersebar di 4 Kecamatan di Kabupaten Bangli