PPKM DARURAT DIPERPANJANG, BAWASLU BANGLI BAGI-BAGI NASI GRATIS KE MASYARAKAT
20
Sep
Selamat Datang di Website Bawaslu Bangli

PPKM DARURAT DIPERPANJANG, BAWASLU BANGLI BAGI-BAGI NASI GRATIS KE MASYARAKAT


Bangli - Bawaslu Kabupaten Bangli membagikan ratusan nasi bungkus ke warga yang ada di wilayah Kabupaten Bangli. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian di masa pandemi Covid-19 dan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Kegiatan sosial di tengah PPKM darurat tersebut dilaksanakn pada Jumat (23/7/2021) di depan kantor Bawaslu Kabupaten Bangli. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Purna mengatakan kegiatan pembagian nasi bungkus ini dilakukan atas dasar kemanusiaan. Sebab dampak pandemi Covid-19 tak hanya mengancam kesehatan dan nyawa masyarakat, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap perekonomian. 

"Hari ini kami bagikan nasi bungkus secara geratis kepada masyarakat yang yang membutuhkan. Biaya yang digunakan murni dari hasil urunan pimpinan dan juga staf kesekretariatan sebagai niat tulus kami dalam ikut merasakan beda perekonomial di masa pandemi Covid-19. Semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM," Kata Purna.

Di tengah kondisi seperti dirinya mengatakan, sangat merasa terpanggil untuk turut meringankan beban masyarakat. ,"Meskipun nilainya belum seberapa tapi niat kami tulus. Dengan kita memberikan nasi ini stidaknya mereka bisa tersenyum dan dengan senyuman, imun mereka bisa meningkat,"kata dia.

Dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap patuh pada protokol kesehatan agar terhindar dari Covid 19 dengan cara tetap memakai masker, hindari kerumunan, selalu cuci tangan.

Pada akhir kesempatan Purna  juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurangi kegiatan yang dapat menghadirkan orang banyak seperti acara adat,pesta pesta atau sejenisnya. "Mari kita bersama menjaga diri, Jaga keluarga dan jaga Negara,"pungkasnya.


Tags : PPKM DARURAT DIPERPANJANG, BAWASLU BANGLI BAGI-BAGI NASI GRATIS KE MASYARAKAT


blog comments powered by Disqus